Artikel

BERSIH SAMPAH FAKULTAS ILMU BUDAYA

Jumat pagi, 15 September 2017 tepatnya pukul 09.00 pagi, puluhan masyarakat FIB melaksanakan kegiatan bersih sampah yang diprakarsai oleh mapala Green Corps. Kegiatan bersih sampah ini direspon positif oleh para cleaning service dan karyawan FIB seperti karyawan bidang perlengkapan. Tak hanya itu Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan, Bapak Imam Suhardi merespon baik kegiatan bersih sampah ini dengan turun langsung ke lapangan. Beberapa mahasiswa juga turut andil dalam kegiatan ini.

Sampah yang dikumpulkan berupa sampah organik dan anorganik, yang totalnya mencapai 11,9 kg. Jumlah ini madih terhitung sedikit daripada hari-hari biasanya yang dapat mencapai lebih dari 15 kg tutur salah satu karyawan di FIB. Sampah yang dikumpulkan didominasi oleh sampah-sampah plastik dan daun kering. Sampah plastik ini berasal dari bungkus makanan yang dihasilkan oleh warga Fakultas Ilmu Budaya. Lalu daun kering yang dihasilkan adalah sebab dari proses penebangan dan pembangunan di wilayah FIB. Pohon yang sudah rindang ditebang dan menghasilkan daun kering yang menyebabkan wilayah FIB terlihat kotor dan berkurang nilai estetikanya.

Lalu, minimnya tempat sampah dan belum tersedianya tempat pembuangan sampah sementara di FIB  mengakibatkan sampah yang makin hari makin banyak ini terlihat lebih menumpuk, terutama di sebelah selatan gedung kesekretariatan. Saat ini FIB hanya memiliki 20 tempat sampah yang disebar di berbagai areal FIB. Namun yang terlihat di lapangan hanya beberapa tempat sampah saja yang layak untuk dipakai. Sisanya? Sudah reot dam hilang entah wujudnya. Ada 3 tempat sampah yang memiliki fungsi pemisah antara sampah organik dan sampah anorganik, namun pada teknisnya masyarakat FIB tidak memiliki kesadaran membuang sampah sesuai jenisnya yang berakibat pada menumpuknya sampah berbagai jenisnya dalam 1 tempat sampah.

Tak hanya itu, minimnya kesadaran membuang sampah pada tempatnya dan kurangnya kepekaan terhadap lingkungan seperti memungut sampah di lingkungan FIB oleh seluruh civitas academika, membuat kegiatan bersih sampah ini minim dihadiri oleh warga yang notabennya adalah penghuni fakultas itu sendiri. Miris bukan? Wadah yang kau tinggali, lalu kau kotori dan kau tak terketuk sedikitpun untuk membantu membersihkan wadah itu? Yakin mahasiswa?

 

Salam Lestari!

-MAPALA GREEN CORPS-