Artikel

Pelaksanaan PKM di SDN 01 Karangsalam oleh Prodi PBSI

Selasa, 15 Maret 2016 pukul 08.00 WIB perjalanan rombongan sivitas akademika dan 12 mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sasta Indonesia Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ke SDN 01 Karangsalam, Baturraden, Banyumas untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Sesampainya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh siswa-siswa SD, terlihat dari antusiasme yang beramai-ramai menunggu di pintu gerbang sekolah sesaat rombongan tiba di muka SDN 01 Karangsalam. Sambutan hangat tidak hanya dilakukan oleh siswa-siswa SD, tetapi para dewan guru juga menyambut hangat rombongan dengan memberikan pelayanan dalam penyambutan dan mempersilahkan rombongan masuk ke ruang Kepala Sekolah. Perbincangan antara kepala sekolah dan sivitas akademika PBSI berlangsung singkat. Selepas dari penyambutan, rombongan diarahkan menuju ke aula sekolah. Sebanyak 131 siswa yang terdiri dari kelas 1 sampai dengan kelas 3 ditempatkan di aula tertutup untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang sudah dipersiapkan. Kegiatan pengabdian dimulai dengan perkenalan singkat yang diwakili oleh Ibu Dyah Wijayanti selaku Korprodi PBSI. Pada kesempatan yang baik itu, beliau menyampaikan tujuan kedatangan prodi PBSI yakni melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagaimana tertuang dalam Tri Dharma dalam perguruan tinggi. Selain itu, Bu Dyah juga memberikan semangat kepada siswa-siswi SDN 01 Karangsalam untuk rajin belajar agar kelak mereka bisa kuliah seperti kakak-kakak mahasiswa yang ikut hadir dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut. Usai perkenalan singkat dari Bu Dyah, acara dilanjutkan dengan Apresiasi Dongeng yang dibawakan oleh mahasiswa Bangkit Suryo Wibowo. Pada interaksi awal, para siswa diajak bernyanyi bersama para mahasiswa sebagai upaya untuk membangun suasana sebelum mereka dimohon untuk memperhatikan dongeng yang akan disampaikan. Selanjutnya Mas Bangkit memulai komunikasi dengan memberikan apersepsi tentang judul dongeng yang akan diceritakan yaitu, Cerita Batu Belah Batu Bertangkup. Suasana menjadi semakin hidup saat salah satu siswa memberikan tanggapan berupa pengetahuan yang dimilikinya tentang dongeng yang akan disimaknya. Dongeng yang bertajuk budaya kearifan lokal itu memuat nilai-nilai moral, diantaranya menasihati para siswa agar selalu jujur dalam berperilaku, patuh dan taat kepada orang tua juga guru-guru di sekolah. Adapun esensi pokok dari dongeng tersebut adalah mengajarkan siswa agar jangan menjadi anak yang durhaka. Acara ditutup dengan menyanyi bersama lagi. Di tengah keramaian suasana, para mahasiswa membagikan kudapan yang dikemas menarik dengan harapan bisa memberikan kesan yang baik kepada para siswa. Sebelum berpamitan, Bu Dyah memberikan wejangan-wejangan kepada para siswa sebagai penutup acara. Sivitas akademika Prodi PBSI menyempatkan berfoto dengan para siswa, dewan guru, kepala SDN 01 Karangsalam.