Artikel

Rangkaian Kegiatan Dies Natalis ke-2 Fakultas Ilmu Budaya

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-2. Tidak kalah dengan kegiatan Dies Natalis yang ke-1, kegiatan kali ini diisi dengan kegiatan-kegiatan yang mampu membangkitkan semangat seluruh civitas akademika Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dalam melestarikan Budaya, diantaranya; Festival Budaya yang diadakan pada Kamis, 20 Oktober 2016. Acara ini berlangsung dari pukul 08.00-17.30 dengan menampilkan Barongsai, Liong, Taici, Kenthongan, Parade Nusantara, Paduan Suara, Band, Tarian Daerah, Modern Dance, musikalisasi puisi dan FIB Idol. Kegiatan selanjutnya adalah Jalan Sehat sebagai wujud kebersamaan dosen, karyawan, mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus. Kegiatan ini diadakan pada Jumat, 21 Oktober 2016 dengan rute start dari halaman kampus FIB, Jl. Dr. Soeparno, Jl. Kampus, Jl. H.R. Boenyamin, Jl. Gn. Muria dan kembali ke FIB. Semua yang hadir sangat antusias dan semangat karena panita juga menyedikan doorprize yang sangat menarik diantaranya; Lemari Es, Dispenser, Magic Com dan banyak hadiah menarik lainnya. Di sela-sela pengundian doorprize, dosen dan karyawan juga mengadakan lomba menghias tumpeng. Siang harinya tepat pada pukul 14.00 acara dilanjutkan dengan Ruwatan Wayang Kulit bersama Ki Tardjono Suwignyo Pranoto dan pada pukul 19.30 ditutup dengan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk dengan Lakon “Bima Suci” bersama Kukuh Bayu Aji dan Ki Bimo Setyo Aji. Lakon Bima Suci merupakan lakon yang cukup popular dan disukai masyarakat. Lakon Bima Suci mengandung ajaran tentang pengalaman spiritual puncak dalam kehidupan rohani, yaitu ajaran tentang manunggaling kawula Gusti (kepasrahan terhadap Tuhan). Rangkaian kegiatan Dies Natalis yang ke-2 berakhir pada Sabtu, 22 Oktober 2016 yaitu Pengajian dan Sholawat yang dipimpin oleh Habib Muhammad Bin Ja’far Al-Habsyi. Seluruh civitas akademika Fakultas Ilmu Budaya bersama-sama memanjatkan doa agar dapat menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik, mencintai Rasullullah dan dapat mengemban amanah ilmu yang mereka miliki sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas.