Artikel

SASTRA INGGRIS GELAR KONFERENSI NASIONAL TENTANG HUMOR DAN HORROR

[fib.unsoed.ac.id, Sabtu, 19/08/2017] Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya menyelenggarakan Konferensi dua tahunan COLALITE (Conference on Language, Linguistics and Literature) ketiga kalinya dengan mengusung tema “Humor and Horror in Language, Literature and Culture”. Acara ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 19 Agustus 2017 bertempat di Java Heritage Hotel Purwokerto. Konferensi ini mengundang para peneliti, akademisi, praktisi pendidikan dan pegiat budaya untuk berpartisipasi dalam sesi parallel sesuai dengan tema besar tersebut. Sementara itu, dalam sesi plenary, panitia mengundang 3 keynote speakers yaitu Achmad Munjid, Ph.D dari UGM, Katinka van Heeren dari Belandadan Dr. Chusni Hadiati dari Unsoed.

Konferensi yang dimulai pukul 08.00 wib dan berakhir pukul 17.00 ini dibuka oleh Wakil Dekan bidang akademik, Rizki Februansyah M.A. 73 pemakalah dengan total 52 paper dan 19 peserta dari berbagai institusi di Indonesia bahkan Internasional menghadiri konferensi ini. Peserta yang akan mempresentasikan tulisan mereka di sesi parallel berasal dari Universitas Indonesia, STKIP Banjarmasin, Universitas Gadjah Mada, Universitas Sebelas Maret, Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Insititut Humor Indonesia Kini Jakarta, Akademi Refraksi Optisi Kartika Indera Persada, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Airlangga, Universitas Bina Sarana Informatika Bandung, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Universitas Sanata Darma, Universitas Kristen Maranatha Bandung, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Diponegoro, Universitas Kristen SatyaWacana, Universitas Widya Mandala Madiun dan SMA Negeri 1 Temanggung. Sementara itu ada peserta dari Nigeria (Kaduna State University) dan Thailand yang ikut berpartisipasi dalam konferensi ini. Dari acara ini diharapkan diseminasi ilmu pengetahuan dan isu-isu humor dan horror dalam perspektif Bahasa, Sastra dan Budaya dapat diwujudkan.