Workshop Kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia

Program studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) telah mengadakan workhsop kurikulum (10/03). Workshop (lokakarya) ini berlangsung di aula Fakultas Ilmu Budaya Unsoed. Kegiatan ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza dan Hymne Bahasa Indonesia dilanjutkan dengan laporan koordinator prodi PBI Dra. Dyah Wijayawati, M.Pd. Sebagai narasumber, telah hadir dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia Dr. Andoyo Sastromiharjo, M.Pd. Dalam acara workshop tersebut, Program studi Pendidikan Bahasa Indonesia bertujuan meninjau ulang dan menyesuaikan melalui saran dari stakeholder-nya. Oleh sebab itu, mahasiswa dari beberapa angkatan, guru mata pelajaran bahasa Indonesia tingkat SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK serta perwakilan MGMP bahasa Indonesia turut diundang dalam acara tersebut. Masukan dari beberapa pihak stakeholder menjadi acuan sebagai bahan pertimbangan pengubahan kurikulum tersebut. Menurut Dr. Andoyo, visi dan misi sebuah prodi harus dirumuskan untuk mendukung visi dan misi fakultas serta universitas. “Visi dan misi program studi harus disebarluaskan kepada dosen, kepada mahasiswa, dan kepada seluruh penggunanya,” imbuhnya. Selain itu, Dr. Andoyo juga menerangkan tentang program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Dia menegaskan agar mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia harus bisa berbahasa Inggris. Berdasar ujarannya, pada 2017 ada dua ratus mahasiswa lulusan Pendidikan Bahasa Indonesia yang dikirim ke luar negeri untuk mengajarkan bahasa Indonesia. Menyoal penjelasan BIPA, mahasiswa PBI Unsoed Faisal Alam Amrullah menanggapi, “Dilihat dari tujuan positifnya sangat bagus buat mahasiswa lulusan PBI.” Dia berharap, semoga mahasiswa lulusan PBI dapat memberikan yang terbaik bagi peserta didik. Tantangan bagi pendidik di masa depan semakin berat, kemajuan teknologi semakin pesat. Tidak heran, gerakan literasi terus digalakkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di segala bidang, tidak terkecuali pendidikan.