header-int

FIB Gelar International Conference On CELL

Jumat, 13 Sep 2019, 10:58:31 WIB - 28 View
Share
FIB Gelar International Conference On CELL

[fib.unsoed.ac.id, Senin, 05/08/19] Fakultas Ilmu Budaya Unsoed menyelenggarakan International Conference on CELL (Culture, Education, Linguistics, and Literature) Senin-Selasa, 5 -  6 Agustus 2019 bertempat di Hotel Java Heritage Jl. Dr. Angka Purwokerto. Konferensi bertajuk "The Role of Humanities in Preserving Local Wisdom in Industry 4.0 Era" ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni / WR III Unsoed. Turut hadir dalam acara ini para Dekan di lingkungan Unsoed, para Wakil Dekan FIB, tamu undangan, dan para dosen dan mahasiswa FIB. Setelah pembukaan acara dilanjutkan dengan suguhan pertunjukan Sendra Tari Babad Pasir Luhur yang tampil dengan sangat apik dan menarik.

International Conference ini menghadirkan keynote Speaker Prof. Hywel Coleman (University of Leeds, UK), Prof. Chen Yiping, Ph.D. (Jian University, China), Mr. Philippe Grange (Universite de La Rochelle, Perancis), Dr. Mohammad Zain Sulaiman (University Kebangsaan, Malaysia) dan Muhammad Ahsanu, MSc., M.Hum. (universitas Jenderal Soedirman, Indonesia). Para peserta berjumlah 75 orang yang hadir dari berbagai Perguruan Tinggi dari dalam dan luar negeri.

Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni / WR III Dr. Kuat Puji Prayitno, SH.,M.Hum menyampaikan bahwa "saat ini kita memasuki era revolusi industri 4.0 dimana peranan teknologi informasi dan komunikasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam keseharian kita.  Kita juga telah menjadi bagian dari warga dunia, dimana sekat-sekat antarbangsa semakin tak kasat mata. Berangkat dari hal tersebut, kearifan lokal menjadi menarik untuk dikaji, sejauhmana bermakna pada zaman yang begitu mengglobal”, ungkap WR III. WR III sangat mengapresiasi penyelenggaraan konferensi ini dan berharap agar forum ini dapat menjadi ruang dialog yang memantik ide dan gagasan agar selalu dapat menjawab kebutuhan zaman.

Pada International Conference ini para narasumber mengulas terkait penggunaan bahasa Nasional yang digunakan dalam upayanya untuk meningkatkan persatuan nasional. Namun dengan banyaknya penggunaan bahasa Nasional ini juga berpengaruh terhadap 668 bahasa daerah dan penuturnya yang ada di Indonesia yang dari waktu ke waktu akan mengalami kepunahan disamping adanya pengaruh dari urbanisasi dan percampuran penduduk.

Dalam meminimalisir kepunahan dari bahasa daerah ini diperlukan peran dari lembaga pendidikan/sekolah dalam pengajaran bahasa Indonesia yang terintegrasi Sosial dan Warisan Budaya. Pada Era Revolusi Industri 4.0 dewasa ini bahasa daerah sebagai bentuk kearifan lokal  yang dalam Upayanya untuk Memperkuat Jati Diri Bangsa perlu diimbangi dengan pendidikan ilmu-ilmu humaniora yang berbasis kearifan lokal. Dengan pemahaman kearifan lokal ini, diharapkan mampu memperkokoh dan memberikan kontribusi pada kemajuan bangsa sehingga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang unggul dan berkarakter.

FIB UNSOED FIB UNSOED
Komplek UNSOED Karangwangkal, Jl. Dr. Suparno - Purwokerto
Telp/Fax : 0281-625152
Web: fib.unsoed.ac.id | e-mail: fib@unsoed.ac.id
© 2019 Fakulas Ilmu Budaya Unsoed. All Rights Reserved. Follow FIB UNSOED : Facebook Twitter @fib.unsoed Channel FIB Unsoed