header-int

Kuliah Dosen Tamu Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

Senin, 16 Sep 2019, 08:48:52 WIB - 48 View
Share
Kuliah Dosen Tamu Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

[fib.unsoed.ac.id, Jumat, 13/09/19] Jumat (13/09/19) menjelang pukul 09.00 ruangan aula lantai atas gedung D sudah ramai dipenuhi oleh para mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas jenderal Soedriman dari berbagai angkatan untuk mengikuti kuliah umum bertema “Intro to Detective Genre: Post and contemporary” oleh seorang dosen tamu dari India, Lakshmi Priya, M.A., SET.

Acara kuliah umum pagi itu dimoderatori oleh Nisa Roiyasa, S.Pd., M. Tesol. Di awal acara, Mam Nisa, demikian para mahasiswanya memanggilnya, menjabarkan profil dari Lakshmi Priya. Di umurnya yang belum genap 30 tahun, Lakshmi saat ini sedang mengejar gelar doktornya di Bharatidasan University, Tiruchipalli setelah menyelesaikan gelar masternya dengan klasifikasi “First-class honour”. Saat ini, Lakshmi merupakan direktur di Kahaniya Publishing Industry, sebuah industri percetakan bertaraf global sekaligus startup yang memberikan pelatihan, pendampingan, dan kursus di bidang pendidikan, bahasa, dan budaya sekaligus kesempatan bagi para penulis dan peneliti untuk menerbitkan karya tulis dan jurnal-jurnalnya. Perusahaanya telah berafiliasi dengan universitas-universitas di beberapa negara diantaranya Nepal, Malaysia, Turki, Rusia, dan Singapura. Semakin membangkitkan keingintahuan para peserta, Nisa menginformasikan kepada para mahasiswa bahwa di akhir acara nantinya, dosen muda yang juga merupakan teman karib dari Lakshmi ini akan menjabarkan poin-poin kerjasama yang akan ditandatangani antara Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dengan Kahaniya.

Pada presentasinya, dengan penuh energetik Lakshmi menjelaskan tentang karya-karya sastra dan film bergenre detektif yang memiliki pengaruh besar khususnya di abad 21 diawali dengan karya-karya dari Edgar Allan Poe. Mahasiswa dibuat semakin antusias saat Lakshmi mengulas karya-karya yang lebih populer seperti Sherlock Holmes, Luther, Mentalist, Dexter, The Pink Panther dan 007. Analisa lebih mendalam dia sampaikan saat mengkaitkan citra wanita yang terbangun pada karya-karya bergenre detektif. Diantara referensi pembanding yang dia bawakan adalah karya-karya Agatha Christie seperti Poirot dan Miss Marple. Lakshmi menghimbau bahwa menulis bergenre detektif bisa dilakukan oleh siapapun. Diantara kiat yang diberikan adalah bahwa untuk menulis genre detektif, plot memang penting. Tapi dia tidak percaya bahwa plot adalah kunci cerita. Yang lebih menarik adalah bagaimana karakter dibentuk dan dikembangkan di cerita tersebut sehingga karakter ini terus hidup walaupun cerita telah usai. Dampak dari karakter yang kuat sangatlah dahsyat. Contonya bisa dilihat bagaimana di London saat ini masih ada pintu 221B baker Street yang merupakan pintu fiktif rumah Sherlock Holmes. Kiat yang lain adalah dengan memasukan unsur-unsur personal dan kultural lokal pada cerita yang dibangun.

Di akhir sesi, para peserta kuliah antusias mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan tanggapanya. Komentar juga diberikan oleh para dosen jurusan Pendidikan dan Sastra Bahasa Inggris. Mereka berdiskusi tentang kendala dan peluang karya-karya mahasiswa jurusan pendidikan maupuan sastra Inggris di Jurusan Bahasa, Unsoed.

Sebagaimana dijanjikan, di penghujung, sang moderator menjelaskan poin-poin kerjasama. Diantaranya adalah kesempatan pergi ke India selama tiga minggu dengan biaya seluruhnya akan ditanggung oleh Kahaniya bagi mahasiswa selain kesempatan berupa penerbitan karya, kursus, dan pelatihan. MoA ditandatangani oleh Ibu Tuti Purwati, S.S., M.Pd. sebagai pihak dari Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dan Lakshmi Priya dari Kahaniya.

Demaktingting Josss!!!

 

 

 

 

FIB UNSOED FIB UNSOED
Komplek UNSOED Karangwangkal, Jl. Dr. Suparno - Purwokerto
Telp/Fax : 0281-625152
Web: fib.unsoed.ac.id | e-mail: fib@unsoed.ac.id
© 2019 Fakulas Ilmu Budaya Unsoed. All Rights Reserved. Follow FIB UNSOED : Facebook Twitter @fib.unsoed Channel FIB Unsoed