header-int

Public Lecture Sastra Jepang FIB

Jumat, 06 Mar 2020, 23:51:06 WIB - 200 View
Share
Public Lecture Sastra Jepang FIB

[fib.unsoed.ac.id,  kamis 5 Maret 2020] Salah satu konsep nilai Bangsa Jepang yang menjadi salah satu kekuatannya untuk mendunia adalah adanya konsep omotenashi. Pada kata omotenashi, melekat makna ‘keramahan’. Konsep ini mengacu pada sikap seseorang yang harus menaruh seluruh perhatian serta hatinya untuk memberikan pelayanan terbaik serta menciptakan keramahan yang maksimal/ultimate kepada tamu.

Konsep omotenashi telah kembali muncul dalam beberapa tahun terakhir, khususnya sejak Jepang ditentukan sebagai panitia penyelenggara Olimpiade 2020. Keramahan Jepang telah digunakan sebagai aspek promosi dan sekarang menghasilkan kebanggaan nasional. Layanan gaya Jepang, terjemahan saat ini dari kata Jepang omotenashi, diakui dan dihargai di seluruh dunia. Kita kadang-kadang mendengar bahwa di Barat, pelanggan adalah Raja, tetapi di Jepang, pelanggan adalah Tuhan!

Hal tersebut akan memberikan gambaran kepada dunia mengenai sambutan yang luar biasa yang akan alami di Jepang. Di Jepang, Anda akan merasa disambut sebagai tamu kehormatan, bahkan di toko-toko paling sederhana sekalipun! Selain itu, tingkat bahasa yang digunakan oleh karyawan adalah bahasa yang sangat sopan, yang dikenal sebagai keigo.

Hal tersebut merupakan bagian dari materi kegiatan Kuliah Umum yang bertema ““Omotenashi Japanese Tourism: Toward cultural, Social and Economic Perspective “ yang diselenggarakan di Aula Gedung D FIB, Kamis, 05 Maret 2020. Kuliah Umum yang bersifat terbuka tersebut diikuti oleh hampir 200 mahasiswa yang tidak saja diikuti oleh mahasiswa Prodi Sastra Jepang Unsoed, namun berasal pula dari beberapa lembaga pendidikan di Purwokerto, seperti Universitas Muhammadyah Purwokerto serta Institut Agama Islam Negeri Purwokerto. Dekan FIB, Dra. Roch Widjatini, M.Si mengatakan bahwa kuliah umum ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi S1 Sastra Jepang Universitas Jenderal Soedirman bekerja sama dengan The Japan Foundation serta Asosiasi Studi Jepang Indonesia.

Koorprodi Sastra Jepang, Hartati, M.Hum mengatakan bahwa kegiatan ini memiliki manfaat bagi mahasiswa dan khalayak umum yang memiliki perhatian terhadap budaya Jepang. “Terutama bagaimana tentang menerapkan konsep omotenashi sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan prima di bidang pariwisata. Selain itu bagi prodi kami, kegiatan ini akan memberikan dukungan atmosfer akademik yang positif, terutama dalam hal kerjasama antar lembaga. Semoga kerjasama antara The Japan Foundation dan ASJI ini akan berkelanjutan dengan baik di masa depan.”

Sementara itu, Ketua Panitia, Heri Widodo, M.A mengatakan bahwa pada kegiatan ini mengundang dua orang penyaji yang merupakan pakar budaya Jepang, yaitu Prof. Dr. I Ketut Surajaya., M.A, Guru Besar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia dan Dr. Sri Iswidayati Isnaoen, M.Hum, dosen senior Jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Semarang yang juga Ketua ASJI Korwil Jawa Tengah. Ia juga mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini selain didukung penuh oleh pihak Fakultas Ilmu Budaya juga oleh Hijasu atau himpunan mahasiswa Sastra Jepang Unsoed. Ia juga mengatakan bahwa pihak kehadiran pihak The Japan Foundation diwakili oleh Purwoko Adhi Nugroho, M.Si sebagai staf Divisi Studi Jepang dan Pertukaran Intektual dan Indra Sasanti, M.Si sebagai perwakilan ASJI Pusat.

FIB UNSOED FIB UNSOED
Jl. Dr. Suparno Kampus Karangwangkal Purwokerto 53123
Telp/Fax : 0281-625152, 628518
Laman: http://fib.unsoed.ac.id | e-mail: fib@unsoed.ac.id
© 2020 Fakulas Ilmu Budaya Unsoed. All Rights Reserved. Follow FIB UNSOED : Facebook Twitter @fib.unsoed Channel FIB Unsoed