Kolaborasi Nyata Dunia Pendidikan: PBJ Unsoed Gandeng Sekolah di Cilacap untuk Asistensi Mengajar

Cilacap, 27 Agustus 2025 – Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman (FIB Unsoed) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi antara dunia kampus dan sekolah. Melalui kegiatan sosialisasi dan penjajakan kerja sama, tim dosen Prodi Bahasa Jepang FIB Unsoed mengunjungi SMA Negeri 3 Cilacap dan SMK Negeri 1 Cilacap pada Rabu (27/8), guna memperkuat kolaborasi pendidikan dan mendukung program asistensi mengajar mahasiswa.

Dipimpin oleh Dr. Haryono, S.S., M.Pd., tim promosi dan kerja sama yang terdiri dari para dosen muda dan energik berangkat dari Purwokerto menuju Cilacap pada pagi hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari misi besar Prodi dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kunjungan pertama dilakukan ke SMA Negeri 3 Cilacap, di mana rombongan disambut hangat oleh perwakilan sekolah, Ibu Rokhanah, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Unsoed, “Kami menyambut baik kerja sama ini karena memberikan manfaat ganda, baik bagi mahasiswa Unsoed yang akan praktik, maupun bagi siswa kami yang mendapatkan wawasan baru.”

Selanjutnya, tim bergerak ke SMK Negeri 1 Cilacap. Suasana kehangatan dan antusiasme kembali terasa saat tim diterima oleh Ibu Siti Yuliani, S.Pd., dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas. “Kerja sama ini bisa menjadi jendela bagi siswa kami untuk mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang. Ini membuka cakrawala mereka terhadap dunia pendidikan tinggi,” tutur Siti Yuliani.

Dalam kedua kunjungan, diskusi antara pihak kampus dan sekolah berlangsung penuh semangat. Berbagai peluang kolaborasi dibahas secara terbuka, mulai dari asistensi mengajar, praktik pembelajaran, hingga penguatan tridarma perguruan tinggi. Dr. Haryono menegaskan harapannya, “Kami ingin kerja sama ini tidak berhenti di sini, tapi berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi dunia pendidikan.”

Tak hanya membangun hubungan kelembagaan, tim dosen juga hadir langsung di ruang-ruang kelas untuk menyapa siswa. Dalam sesi sosialisasi, para dosen memperkenalkan Prodi Pendidikan Bahasa Jepang dan berbagi inspirasi seputar pentingnya penguasaan bahasa asing di era global.

Salah satu momen yang paling membekas adalah ketika Ulul Huda, S.Pd.I., M.Ap., menyampaikan motivasi kepada siswa. “Jangan takut bermimpi besar. Bahasa Jepang bukan sekadar alat komunikasi, tapi juga jembatan menuju masa depan yang lebih luas,” ujarnya. Semangat itu disambut antusias oleh para siswa yang tak ragu melontarkan pertanyaan tentang prospek karier setelah lulus dari Prodi ini.

Menanggapi pertanyaan siswa, Eko Kurniawan, S.Pd., M.Pd., menjelaskan, “Lulusan kami bisa menjadi guru, penerjemah, bekerja di perusahaan Jepang, hingga berkarier di dunia penelitian. Peluangnya luas dan menjanjikan.”

Sebagai penutup kegiatan, para siswa disuguhi demo media pembelajaran bahasa Jepang yang inovatif hasil karya Yudi Suryadi, S.Pd., M.Pd. Demo ini menampilkan bagaimana teknologi dapat berpadu dengan kreativitas untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan efektif.

Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Bahasa Jepang FIB Unsoed dan pihak sekolah berharap dapat membangun kemitraan yang erat, saling mendukung, dan berorientasi pada kemajuan bersama. Kolaborasi ini diharapkan tak hanya memperkaya pengalaman belajar siswa, tetapi juga memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi secara konkret.

#Unsoed1963 #merdekamajumendunia #PBJUnsoed #Banzai