Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape

Dies Natalis ke-12, FIB Unsoed Perkuat Peran Mahasiswa sebagai Peneliti Muda melalui KOKADOMA #6

Purwokerto, 17 Oktober 2026 – Memperingati Dies Natalis ke-12, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman (FIB Unsoed) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan akademik yang inklusif, kolaboratif, dan produktif melalui penyelenggaraan Seminar Nasional Kolaborasi Akademik Dosen-Mahasiswa (KOKADOMA) #6. Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Publication Laboratory FIB Unsoed ini diselenggarakan pada Sabtu (17/10/2026) secara hibrida, dengan kegiatan luring di Aula Bambang Lelono FIB Unsoed dan partisipasi daring melalui Zoom Meeting.

KOKADOMA #6 menghadirkan empat akademisi sebagai narasumber utama, yaitu Asst. Prof. Sorat Abdulsata dari Fatoni University, Thailand; Dr. Ista Maharsi, S.S., M.Hum. dari Universitas Islam Indonesia; Assoc. Prof. Dr. M. Muzhafar Idrus dari Universiti Sains Islam Malaysia; serta Dr. Uki Hares Yulianti, S.Pd., M.Pd. dari FIB Unsoed.

Memasuki penyelenggaraan keenam, KOKADOMA telah menjadi salah satu agenda akademik berkelanjutan yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses penelitian bersama dosen. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman mempresentasikan karya ilmiah, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi akademik, dan berpartisipasi dalam diskusi keilmuan.

Mengangkat tema “Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pendidikan Bahasa di Era Society 5.0 dalam Perspektif Interdisipliner”, KOKADOMA #6 mengajak mahasiswa dan dosen untuk mengembangkan kajian humaniora yang relevan dengan perkembangan teknologi digital, dinamika budaya, dan perubahan sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Dekan FIB Unsoed, Prof. Dr. Ely Triasih Rahayu, M.Hum., menegaskan bahwa mahasiswa perlu memperoleh ruang yang luas untuk mengembangkan potensi akademik melalui kegiatan penelitian, diskusi ilmiah, dan publikasi.

FIB Unsoed berkomitmen untuk mendorong mahasiswa menjadi mitra aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, bukan semata-mata sebagai penerima materi pembelajaran di ruang kelas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan fakultas yang membuka kesempatan partisipasi mahasiswa tanpa biaya dalam kegiatan seminar nasional maupun internasional yang diselenggarakan di lingkungan FIB Unsoed.

Kesempatan ini menjadi bagian penting dari upaya fakultas membangun budaya akademik yang inklusif sekaligus memberikan pengalaman penelitian sejak mahasiswa menempuh pendidikan sarjana. Melalui keterlibatan dalam forum ilmiah, mahasiswa diharapkan semakin berani menyampaikan gagasan, mempertahankan argumentasi penelitian, menerima masukan akademik, dan membangun jejaring dengan sesama peneliti.

Publication Laboratory Bangun Tradisi Akademik Berkelanjutan

Ketua Publication Laboratory FIB Unsoed sekaligus Ketua Panitia KOKADOMA #6, Dr. Ririn Kurnia Trisnawati, S.S., M.A., menyampaikan bahwa keberlanjutan kegiatan hingga tahun keenam menjadi bagian dari upaya membangun tradisi penelitian dan publikasi ilmiah yang konsisten di lingkungan fakultas.

Selain itu, pendampingan penyusunan naskah artikel serta penyiapan proses penelaahan akademik sebelum karya ilmiah diterbitkan dalam prosiding elektronik juga masih terus berjalan. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa bahwa kegiatan penelitian tidak berhenti pada penyelesaian tugas akademik atau presentasi seminar, melainkan merupakan proses ilmiah yang menuntut ketelitian, integritas, dan tanggung jawab akademik.

 

Dengan demikian, KOKADOMA menjadi bagian dari proses pembelajaran yang menghubungkan kegiatan pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah dalam satu rangkaian pengembangan kompetensi mahasiswa. Kehadiran narasumber dari berbagai institusi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal perspektif akademik yang lebih luas, termasuk perkembangan kajian humaniora di lingkungan pendidikan tinggi internasional. Keterlibatan perguruan tinggi mitra dari Thailand dan Malaysia juga memperkuat jejaring akademik FIB Unsoed serta membuka peluang pengembangan kolaborasi keilmuan pada masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, FIB Unsoed terus berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga memberikan pengalaman langsung dalam menghasilkan dan menyebarluaskan pengetahuan.

Memasuki usia ke-12, FIB Unsoed diharapkan semakin berkembang sebagai ruang akademik yang mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, kreatif, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan bahasa, sastra, budaya, serta pendidikan bahasa di tengah perubahan zaman.

KOKADOMA #6 menjadi salah satu wujud komitmen tersebut: menghadirkan mahasiswa bukan hanya sebagai pembelajar, tetapi juga sebagai bagian dari generasi peneliti yang turut berkontribusi dalam pengembangan ilmu humaniora.