[Unsoed, Minggu, 2/8/2026] – Program Studi D3 Bahasa Mandarin Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali memberangkatkan mahasiswa peserta International Internship ke Taiwan. Keberangkatan kloter kedua pada Minggu (2/8) menjadi bagian dari komitmen FIB Unsoed dalam menghadirkan pengalaman belajar berbasis industri internasional sekaligus memperkuat kompetensi lulusan di tingkat global.
Program magang internasional dilaksanakan secara bertahap. Sebelumnya, kloter pertama telah diberangkatkan pada 1 Juli 2026, sementara kloter ketiga dijadwalkan berangkat pada 6 Agustus 2026. Seluruh peserta akan menjalani program magang selama dua semester (satu tahun) di berbagai hotel dan resor ternama di Taiwan, antara lain Chateau Beach Resort Kenting, Hotel Aloft Taipei Beitou, Queena Plaza Hotel Tainan, Caesar Park Hotel Kenting, Crowne Plaza Tainan, H Resort Taiwan, serta Hotel Chateau Anping Howard Beach Resort Kenting. Program ini merupakan implementasi kurikulum pendidikan vokasi yang mengintegrasikan pembelajaran di kampus dengan pengalaman kerja nyata di dunia industri internasional.

Koordinator Program Studi D3 Bahasa Mandarin FIB Unsoed, Destyanisa Tazkiyah, B.Ed., M.S., menyampaikan bahwa program ini tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berbahasa Mandarin, tetapi juga membangun karakter profesional, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta kesiapan menghadapi dinamika dunia kerja global.
“Melalui program ini, mahasiswa belajar menerapkan kompetensi yang telah diperoleh selama perkuliahan dalam lingkungan kerja yang sesungguhnya. Mereka akan berinteraksi dengan masyarakat internasional, memahami budaya kerja di Taiwan, sekaligus mengembangkan soft skills seperti komunikasi, disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi. Pengalaman ini akan menjadi nilai tambah yang sangat penting ketika mereka memasuki dunia kerja,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Program Studi D3 Bahasa Mandarin terus mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan setiap kesempatan internasional sebagai bagian dari proses pembelajaran. Pengalaman bekerja di luar negeri diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa, memperluas wawasan global, serta membangun jejaring profesional yang akan bermanfaat bagi pengembangan karier di masa mendatang.

Sebelum keberangkatan, seluruh peserta telah mengikuti serangkaian pembekalan yang meliputi penguatan kompetensi bahasa Mandarin, komunikasi profesional di industri hospitality, etika kerja, budaya kerja di Taiwan, hingga kesiapan mental selama menjalani program magang. Pembekalan tersebut dirancang agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja internasional dan memberikan performa terbaik selama mengikuti program.
Program International Internship merupakan salah satu bentuk implementasi internasionalisasi pendidikan yang terus dikembangkan FIB Unsoed melalui kerja sama dengan berbagai mitra industri luar negeri. Selain memberikan pengalaman profesional, program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperkuat kompetensi kebahasaan, memperluas perspektif global, dan meningkatkan daya saing sebagai lulusan pendidikan vokasi.
Dengan keberangkatan kloter kedua serta menyusul kloter ketiga pada 6 Agustus mendatang, Program Studi D3 Bahasa Mandarin FIB Unsoed berharap seluruh peserta dapat mengikuti program dengan baik, menjaga nama baik almamater, serta kembali ke Indonesia membawa pengalaman, keterampilan, dan wawasan internasional yang bermanfaat bagi pengembangan diri maupun dunia kerja.



