Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape

Mengenalkan Budaya Indonesia Lewat Tarian dan Permainan dalam Pengabdian Internasional di Malaysia

Malaysia, 7–8 Juni 2026 – Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Dr. Lynda Fatmawaty, S.S., M.Hum.  bersama Agista Syifa (Mahasiswa Sastra Inggris) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertaraf internasional di Sanggar Bimbingan (SB) Indonesia, Malaysia. Kegiatan ini bertujuan memperkuat identitas budaya anak-anak Indonesia yang tinggal di Malaysia melalui pembelajaran budaya yang interaktif, menyenangkan, dan berbasis gamifikasi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada kekayaan budaya Nusantara melalui media Peta Indonesia berukuran besar yang dikembangkan sebagai sarana belajar interaktif. Anak-anak diajak mengenal letak geografis Indonesia, nama-nama pulau, provinsi, serta keberagaman budaya dari berbagai daerah melalui permainan yang melibatkan flashcard budaya, tantangan kelompok, dan aktivitas eksploratif. Metode gamifikasi dipilih untuk meningkatkan keterlibatan peserta sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna.

Selain mengenal keragaman budaya melalui permainan, peserta juga diajak mempraktikkan berbagai tarian tradisional Indonesia. Beberapa tarian yang diperkenalkan antara lain Tari Saman dari Aceh, Tari BetawiTari dari Banyumas, serta Tari Manuk Dadali yang dipelajari bersama dalam suasana penuh semangat dan keceriaan. Melalui aktivitas tersebut, anak-anak tidak hanya mengenal gerak tari, tetapi juga memahami nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.

Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari para siswa Sanggar Bimbingan. Mereka aktif berpartisipasi dalam setiap permainan, berlomba menemukan lokasi berbagai daerah pada peta Indonesia, serta menunjukkan antusiasme tinggi saat mempraktikkan gerakan tari tradisional. Di akhir kegiatan, peserta memperoleh berbagai media pembelajaran budaya sebagai bentuk apresiasi sekaligus untuk mendukung proses belajar secara berkelanjutan. Melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, diharapkan anak-anak Indonesia di luar negeri tetap memiliki kedekatan emosional dengan budaya tanah air serta tumbuh menjadi generasi yang bangga terhadap jati diri bangsanya.